CBSA = CARA BELAJAR SISWA AKTIF VS CBSA = CUL BUDAK SINA ANTENG

CBSA = CARA BELAJAR SISWA AKTIF VS CBSA = CUL BUDAK SINA ANTENG

Bandung, 4 Agustus 2017
masyuditabir@gmail.com


Pemerintah banyak mencanangkan program pendidikan agar siswa siswi diseluruh wilayah Republik Indonesia ini bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan terarah, dan sekarang program terbarunya yang terus digadang gadang pemerintah adalah : "Kurtilas" = Kurikulum 13, nama itu diberikan karena memang dicanangkan dan dibuat serta dilaksanakan pada tahun 2013 makanya di sebut kurtilas atau kurikulum 13. Kalau melihat program program terdahulu sampai dengan sekarang memang ada perubahan yang cukup beraarti walau pokok atau tujuannya sama saja cuma cara penerapannya yang berbeda yaitu : "bagaimana anak anak atau siswa didik untuk menjadi orang yang penuh inisatif, kreatif dan mandiri dalam KBM nya disekolah".
Pasti para pemerhati pendidikan pernah dan yakin mendengar dan mengenal apa yang namanya CBSA = Cara Belajar Siswa Aktif yang merupakan inti dalam setiap KBM disekolah dari tingkat SD sampai dengan Perguruan Tinggi walau kadang diplesetkan dengan istilah lucu dimana CBSA itu = Cul Budak Sina Anteng, kalimat seperti itu bukan tanpa alasan orang orang dan orang tua murid mengatakan seperti itu, dimana informasi didapat selain dari siswa didik itu sendiri dan dari para orang tua murid yang sering menjemput anaknya serta masyarakat yang lewat yang memperhatikan kegiatan pembelajaran hari ke hari anaknya disekolah sering melihat anak anak melamun karena tidak ada guru dikelas dan hanya diberikan tugas oleh gurunya atau malah diberi tugas oleh guru yang bukan wali kelasnya untuk dikerjakan tugas oleh siswa didik, dengan cara seperti itu sulit rasanya murid yang pintar pun untuk mengerti apa hasil yang mereka dapat dari mengerjakan tugas karena guru yang mengajar tidak ada, serta ada istilah lucu "dari pada gandeng" = supaya jangan berisik jadi dikasih tugas saja dan rata rata itu sering terjadi dimanapun baik sekolah biasa atau bahkan sekolah favorit sekalipun dan lebih mengenaskan lagi itu sering terjadi di sekolah yang jauh di pinggiran yang jauh dari pengawasan dinas dilapangan itu sendiri.
Kejadian seperti itu rata rata alasan yang didapat cukup banyak juga mulai dari gurunya ada keperluan keluarga, urusan pribadi, kekurangan pengajar disekolah yang bersangkutan bahkan hujan pun kadang dijadikan alasan untuk tidak mengajar, cukup menyedihkan dan pemberian tugas ketika guru yang bersangkutan tidak ada masih kerap terjadi walau sebenarnya Kepala Sekolah bisa mengantisipasi dengan guru piket atau yang lainnya untuk mengajar menjadi guru pengganti bukan dengan memberikan tugas apalgi dengan alasan agar anak didik tidak gaduh, sungguh alasan yang tidak elit untuk didengar di ranah pendidikan Indonesia ini.

Kata kata mutiara : "Janganlah membuat suatu alasan kalau memang sulit dipertanggung jawabkan secara hati nurani"


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "CBSA = CARA BELAJAR SISWA AKTIF VS CBSA = CUL BUDAK SINA ANTENG"

Post a Comment