SPESIALNYA GURU AGAMA

SPESIALNYA GURU AGAMA

Bandung, 7 Oktober 2017
masyuditabir@gmail.com


Guru Agama adalah guru yang mengajarkan ilmu agama, apakah itu Agama Islam, Kristen, Hindu ataupun Budha ataupun agama yang lainnya, tetapi untuk di Indonesia agama yang diakui hanya 4 seperti disebutkan pada awal paragraf. Kalau menerangkan ke 4 agama tersebut dalam hal ini guru agamanya memerlukan artikel yang panjang dan waktu yang lama juga, kita pilih satu aja  yaitu Agama Islam (Agama penutup bagi semua agama di muka bumi ini). Seorang Guru Agama Islam apakah itu guru mengaji, guru yang mendidik ceramah dipesantren, atau juga pegawai pemerintah yang mengajar dilembaga formal lebih sering di panggil pa ustad (guru yang mengajar/pengajar ) mungkin memang dipanggil seperti itu atau membiasakan diri karena beliau juga mengajarkan ilmu agama terlepas latar belakang pendidikannya seperti apa seperti itulah panggilannya. Guru agama biasanya mengajar teori dan praktek soal pembelajaran Agama (Islam) semuanya tergantung kebutuhan atau level pendidikannya seperti apa ! jadi tidak asal mengajar apakah SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi (PT) caranya masing masing berbeda apalagi dijaman sekarang ini ada pendidikan anak usia dini (PAUD) terus dilanjut ke TK (Taman Kanak Kanak) itu cara mengajarnyapun berbeda sesuai dengan level pendidikannya dan nalar dari masing masing murid itu sendiri, dan maunya belajar murid pingin seperti apa, nah disitu seorang guru yang baik, pintar, bijak dan profesional bisa menempatkan sesuatu dengan pas agar bisa menghasilkan murid yang bisa memahami ilmu agama (Islam) dengan baik dan benar alias dan tidak menghasilkan murid yang kemampuannya pas pasan saja.



Masih banya siswa didik yang mengaku beragama Islam tetapi untuk membaca Huruf Hijaiyah itu sendiri sulit untuk membacanya, gimana bisa membaca Al - Qur'an dengan baik dan benar untuk huruf seperti itu/huruf dasar dalam membaca Al - Qur'an masih ada yang salah, belum ilmu tajwid dan quro, disini kita sebagai guru agama tidak harus menyalahkan siapapun, tapi disinilah tantangan yang harus dihadapi oleh semua guru agama agar bisa mengajarkan ilmu agama dengan cara sebaik mungkin yang pastinya dengan penuh kesabaran agar siswanya mau belajar tanpa harus dipaksa bahkan menyukai pembelajaran agama sehingga mudah dipahami apalagi diamalkan oleh siswa itu sendiri kepada orang lain atau teman sebayanya, karena biasanya apa saja yang dikasih tahu atau diajarkan oleh teman sebayanya lebih senang mendengar atau nurut dibandingkan dengan guru atau orang tuanya.


Kata kata mutiara : "Ada 3 hal yang manusia ditinggalkan sesudah mati, 1. amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak yang soleh)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "SPESIALNYA GURU AGAMA"

Post a Comment