PENGURANGAN DAMPAK BANJIR

PENGURANGAN DAMPAK BANJIR

Bandung, 26 September 2017
masyuditabir@gmail.com



Banjir terjadi dimana mana, apakah itu didataran tinggi apalagi didataran rendah rata rata sering terjadi apalagi dimusim hujan tidak memandang waktu dan tempat apabila hujan datang banjirpun melanda dan terkadang ada korban jiwa ketika banjir melanda suatu tempat dengan intensitas hujan yang cukup tinggi. Mengapa itu bisa terjadi ? Berbagai alasan atau hal bisa kita ungkapkan berdasarkan pengalaman atau berdasarkan kejadian dilapangan atau hal lain yang mendukung banjir itu terjadi tanpa harus hujan turun dengan derasnya ditempat yang secara akal kita jauh dari terjadinya banjir. Ada beberapa alasan mengapa banjir bisa terjadi sekonyong konyong melanda suatu tempat tanpa adanya tanda dari alam sekitarnya atau faktor lainnya :
1. Hujan turun secara mendadak dengan intensitas tinggi walau dalam jangka waktu yang pendek
2. Saluran air, gorong gorong atau drainase terhambat oleh banyaknya sampah sehingga airnya meluap
3. Penyempitan saluran air atau drainase karena pembangunan rumah yang melanggar aturan yang mengambat pergerakan air sedangkan air yang masuk sangat banyak
4. Pembuatan jembatan pribadi yang tidak sesuai dengan aturan sehingga jalur air menjadi kecil dan bisa terhambat apabila banyak sampah yang masuk ke saluran tersebut dan mengakibatkan air susah masuk dan meluap
5. Kurangnya tempat resapan air, dimana areal pertanian yang subur dijadikan perumahan rakyat, banyaknya pohon baik yang dihutan atau sepanjang jalan yang ditebang
6. Banyaknya saluran air dan drainase yang rusak serta sedimen yang tinggi sehingga memudahkan banjir yang berkepanjangan dan terjadi terus menerus


Tidak ada kata terlambat dalam memperbaiki suatu hal, dan lebih baik terlambat dari pada tidak ada tindak lanjut dalam menyelesaikan berbagai permasalahan dilapangan dalam hal ini banjir yang mengakibatkan kerusakan insfrastruktur apalagi sampai mengakibatkan korban jiwa, jangan terulang lagi hal itu, apabila hal itu masih terjadi juga berarti kinerja kita sebagai abdi negara juga masyarakat pada umumnya jauh dari rasa tanggung jawab karena tanggung jawab tidak berada pada pundak petugas saja tapi tugas semua anggota masyarakat untuk tetap menjaga lingkungannya sehat, selalu indah dan enak dipandang mata setiap melaluinya, juga lepas dari berbagai permasalahan khususnya sampah untuk selalu bisa ditangani agar jangan sampai membuang sampah sembarangan.


Kata kata mutiara : "Mencegah itu memang baik tapi sadar atas kelakuan sendiri itu lebih baik"

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "PENGURANGAN DAMPAK BANJIR"

Post a Comment