MENGUJI KEMAMPUAN BERFIKIR ANAK
DENGAN PENDEKATAN PRIBADI ORANG TUANYA
Bandung, 10 April 2017
masyuditabir@gmail.com
Intelegensi atau tingkat kemampuan berfikir seseorang pastilah berbeda/tidak ada yang sama biar kembar identik sekalipun pasti berbeda, berbagai macam metode/cara dalam mengukur kemampuan berfikir seseorang mulai dari anak usia dini sampai umur yang sudah menginjak dewasa, seperti Test IQ (Intelegent Question) yang sering dilakukan pada anak anak mereka oleh para orang tuanya untuk mengetahui tingkat kemampuan dalam berfikir contohnya : 1. Berhitung 2. Membaca 3. Menganalisa sesuatu dan 4. Physicotes. Ke 4 hal ini yang sering dilakukan atau dilaksanakan orang tua, guru disekolah, para pemerhati pendidikan dan para cendikiawan untuk mengetahui anak tersebut mumpuni atau tidak.
Tapi disini ada yang kita lupakan atau kita sebagai orang tuanya tidak mengetahui dan tidak terpikiran sama sekali mengenai kemampuan berfikir anak bisa dilihat handal atau tidaknya dengan cara pendekatan personal/secara pribadi oleh orangtuanya itu sendiri tidak perlu oleh orang lain atau siapapun untuk bisa mengetahuinya. Yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengetahui bahwa anak kita katakanlah pintar atau biasa saja dengan beberapa hal yaitu : 1. Permainan kata kata, dimana anak bisa mengetahui dengan cepat apa maksud dan apa yang dipikirkan oleh orang tuanya yang merupakan jawaban dari permainan tersebut. 2. Memberikan perintah, Anak yang mempunyai kemampun berfikir lebih apabila ada hal hal yang tidak mengerti atas perintah orangtuanya biasanya akan menanyakan terlebih dahulu apa maksud dari perintah tersebut yang dimana menurut dia sulit untuk dipahami. 3. Ekspresi wajah orang tuanya, Seorang anak yang handal mempunyai sensitifitas yang cukup tinggi untuk mengetahui minimal bisa mengenali sifat orang tuanya apabila ada masalah atau hal yang mengembirakan orang tuanya. 4. inisatif dan kreatiftas, kedua hal tersebut akan mudah terlihat oleh anak yang mempunyai kemampuan superior dalam menghadapi berbagai masalah yang dihadapi oleh dirinya sendiri tanpa harus mengandalkan orang tuanya sebagai penolong dalam setiap masalah yang dihadapinya.
Semua orang tua berharap anaknya pintar dalam berbagai hal, itu bisa terwujud terlepas apapun latar belakangnya baik itu pendidikan dan dari keluarga siapa orang tuanya berasal, yang penting ada keinginan dan harapan serta doa keduan orang tuanya bahwa anak anaknya harus lebih baik dari orang tuanya ataupun siapapun.
Kata kata mutiara : "Kepintaran adalah hadiah dunia tapi kejujuran adalah anugrah untuk meraih masa depan tak tergantikan"
Tapi disini ada yang kita lupakan atau kita sebagai orang tuanya tidak mengetahui dan tidak terpikiran sama sekali mengenai kemampuan berfikir anak bisa dilihat handal atau tidaknya dengan cara pendekatan personal/secara pribadi oleh orangtuanya itu sendiri tidak perlu oleh orang lain atau siapapun untuk bisa mengetahuinya. Yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengetahui bahwa anak kita katakanlah pintar atau biasa saja dengan beberapa hal yaitu : 1. Permainan kata kata, dimana anak bisa mengetahui dengan cepat apa maksud dan apa yang dipikirkan oleh orang tuanya yang merupakan jawaban dari permainan tersebut. 2. Memberikan perintah, Anak yang mempunyai kemampun berfikir lebih apabila ada hal hal yang tidak mengerti atas perintah orangtuanya biasanya akan menanyakan terlebih dahulu apa maksud dari perintah tersebut yang dimana menurut dia sulit untuk dipahami. 3. Ekspresi wajah orang tuanya, Seorang anak yang handal mempunyai sensitifitas yang cukup tinggi untuk mengetahui minimal bisa mengenali sifat orang tuanya apabila ada masalah atau hal yang mengembirakan orang tuanya. 4. inisatif dan kreatiftas, kedua hal tersebut akan mudah terlihat oleh anak yang mempunyai kemampuan superior dalam menghadapi berbagai masalah yang dihadapi oleh dirinya sendiri tanpa harus mengandalkan orang tuanya sebagai penolong dalam setiap masalah yang dihadapinya.
Semua orang tua berharap anaknya pintar dalam berbagai hal, itu bisa terwujud terlepas apapun latar belakangnya baik itu pendidikan dan dari keluarga siapa orang tuanya berasal, yang penting ada keinginan dan harapan serta doa keduan orang tuanya bahwa anak anaknya harus lebih baik dari orang tuanya ataupun siapapun.
Kata kata mutiara : "Kepintaran adalah hadiah dunia tapi kejujuran adalah anugrah untuk meraih masa depan tak tergantikan"

Belum ada tanggapan untuk "MENGUJI KEMAMPUAN BERFIKIR ANAK DENGAN PENDEKATAN PRIBADI ORANG TUANYA"
Post a Comment