MEMAHAMI KELUH KESAH ANAK DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARINYA
Bandung, 17 Maret 2017
masyuditabir@gmail.com
Berkeluh kesah adalah wajar sebagai manusia pada umumnya,tapi ada bedanya kalau yang berkeluh kesah adalah anak anak yang memasuki usia tanggung/ABG. Usia ini usia dimana masuk ke ranah kedewasaan pisik dan mental dimana sangat memerlukan arahan dan bimbingan orang tuanya serta para kerabatnya agar tidak masuk ke jalur yang tidak di inginkan apalagi kalau terperosok lebih jauh lagi sangatlah menyedihkan bagi para orang tua.
Wahai para orang tua janganlah keluh kesah anak anak kita dianggap hal yang sepele, tapi dari hal sepele itu bisa berdampak fatal khususnya untuk dirinya dan kita sebagai orang tua. Oleh karena itu sebagusnya kita sebagai orang tua bisa memahami dan berbagi cerita dengan anak anak hal apa saja yang dilaluinya atau di alaminya yang tidak kita ketahui apakah diwaktu orang tuanya bekerja atau kegiatan anak anak waktu KBM ataupun kegiatan tambahan diluar sekolahnya.
Memang rata rata anak anak jarang mau bercerita kepada orang tuanya, lebih cenderung bercerita kepada teman sebaya/teman sekolahnya atau mungkin kepada pacarnya. Di sinilah saatnya para orang tua untuk mengambil alih peran tersebut dengan pendekatan secara pribadi kepada anak anak kita, sehingga apabila anak anak kita ada masalah dalam kehidupan pribadinya dalam bentuk dan hal apapun bisa berbagi cerita kepada orang tuanya langsung bukan kepada orang lain. Agar setiap permasalahan dalam keluh kesahnya dapat segera di selesaikan dari mulai yang kecil sampai yang besar sekalipun, dan supaya anak juga berfikir bahwa orang tuanya lah yang bisa, pantas dan berhak menyelesaikan segala permasalahannya dan memang seharusnya begitu, karena apabila permasalahnnya anaknya terdengar dari orang lain seakan akan bahwa kita sebagai orang tua tidak bisa membimbing anak anak kita sendiri dan tidak bisa mendidiknya dengan baik dan benar. Untuk itulah orang tua wajib mempunyai hubungan yang kuat dengan anak anaknya agar setiap kegitan anak baik didalam lingkungan keluarga atau di luar itu baik di sekolah atau di lingkup lainnya bisa terawasi dengan baik, agar harapan orang tuanya kepada anak anaknya menjadi anak yang di banggakan bisa terwujud karena adanya kesaling pengertian antar keduanya. Mungkin dengan berkumpul bersama atau berdarma wisata bersama anak anak dan orang tua bisa lebih erat lagi hubungannya agar tidak terpisahkan.
Kata kata mutiara : "Tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan, asal ada kerja sama dan saling memahami semua masalah bisa diselesaikan"
Wahai para orang tua janganlah keluh kesah anak anak kita dianggap hal yang sepele, tapi dari hal sepele itu bisa berdampak fatal khususnya untuk dirinya dan kita sebagai orang tua. Oleh karena itu sebagusnya kita sebagai orang tua bisa memahami dan berbagi cerita dengan anak anak hal apa saja yang dilaluinya atau di alaminya yang tidak kita ketahui apakah diwaktu orang tuanya bekerja atau kegiatan anak anak waktu KBM ataupun kegiatan tambahan diluar sekolahnya.
Memang rata rata anak anak jarang mau bercerita kepada orang tuanya, lebih cenderung bercerita kepada teman sebaya/teman sekolahnya atau mungkin kepada pacarnya. Di sinilah saatnya para orang tua untuk mengambil alih peran tersebut dengan pendekatan secara pribadi kepada anak anak kita, sehingga apabila anak anak kita ada masalah dalam kehidupan pribadinya dalam bentuk dan hal apapun bisa berbagi cerita kepada orang tuanya langsung bukan kepada orang lain. Agar setiap permasalahan dalam keluh kesahnya dapat segera di selesaikan dari mulai yang kecil sampai yang besar sekalipun, dan supaya anak juga berfikir bahwa orang tuanya lah yang bisa, pantas dan berhak menyelesaikan segala permasalahannya dan memang seharusnya begitu, karena apabila permasalahnnya anaknya terdengar dari orang lain seakan akan bahwa kita sebagai orang tua tidak bisa membimbing anak anak kita sendiri dan tidak bisa mendidiknya dengan baik dan benar. Untuk itulah orang tua wajib mempunyai hubungan yang kuat dengan anak anaknya agar setiap kegitan anak baik didalam lingkungan keluarga atau di luar itu baik di sekolah atau di lingkup lainnya bisa terawasi dengan baik, agar harapan orang tuanya kepada anak anaknya menjadi anak yang di banggakan bisa terwujud karena adanya kesaling pengertian antar keduanya. Mungkin dengan berkumpul bersama atau berdarma wisata bersama anak anak dan orang tua bisa lebih erat lagi hubungannya agar tidak terpisahkan.
Kata kata mutiara : "Tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan, asal ada kerja sama dan saling memahami semua masalah bisa diselesaikan"

Belum ada tanggapan untuk "MEMAHAMI KELUH KESAH ANAK DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARINYA"
Post a Comment