ANAK BELAJAR BERKORBAN SOAL HARTA

ANAK BELAJAR BERKORBAN SOAL HARTA

Bandung, 13 Maret 2017
masyuditabir@gmail.com

Berkorban dalam bidang harta adalah salah satu sunnah rosul kita Nabi kita Muhamad Saw yang mulai di ajarkan olehnya dimulai pada jamannya mulai dari para sahabatnya itu sendiri. Pengorbanan harta/mal sangatlah penting dimana pengorbanan tersebut bisa menjadi tabungan berharga untuk masa depan dari amal perbuatan kita sebagai bekal di yaumul akhir/akhirat kelak sewaktu menghadap sang khalik/pencipta dunia dan akhirat ini. Di mana di waktu tersebut kita akan ditanya oleh para malaikat apa saja yang kita lakukan di dunia mulai dari kita lahir sampai kita meninggal baik itu baik buruk ataupun sebaliknya, tidak akan ada yang bisa mengelak atau berbohong sekalipun bahkan mengulur ngulur waktu pertanyaan atas amal perbuatan yang telah kita lakukan di masa hidup.
Karena itulah sebagai kita sebagai orang tua dari anak anak kita ajarkanlah mulai dari usia dini untuk berkorban harta walau dalam ukuran kecil, itu bisa sebagai pemicu atau penyemangat agar mulai berkorban, usahakan jangan sampai anak merasa terpaksa atau ada unsur ketidak ikhlasan karena itu akan mengurangi berkah dari pengorbanannya itu sendiri. Pengorbanan yang ikhlas akan membuat hati yang berkorban tersebut merasa senang dan tenang dan terus berkorban tanpa henti.
Memang dalam lembaga pendidikan formal pun diajarkan soal pengorbanan harta mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi tidak pernah berhenti di ajarkan dalam pendidikan agama islam. Berbagai contoh di ajarkan guru agama di lembaga tersebut tapi peran orang tua di rumah juga tidak kalah penting untuk memberikan pemahaman tentang pengorbanan harta, bahkan di lemabag lembaga non formal seperti tempat tempat pengajian di surau/mesjid juga di terangkan tanpa henti soal pengorbanan waktu dan harta kepada para mustamin oleh guru agama mereka.
Lembaga formal dan formal adalah lembaga yang saling mengisi dalam berbagai hal sama seperti guru yang mengajarkan ilmu yang beliu miliki di sekolah dan orang tua yang mengajarkan ilmunya berupa kasih sayang, perhatian penuh plus di bumbui pendekatan secara personal dimana posisinya bisa berubah dari posisi sebagai orang tua ke posisi sebagai teman sebaya untuk anak anaknya. Memang hidup ini saling mengisi dan saling melengkapi baik itu dari berbagai tingkatan ataupun berbagai macam kehidupan, yang penting tidak ada kerugian dan tidak ada yang merugikan

Kata kata mutiara : "Anak dan orang tua bagaikan akar dan pohon saling menunjang dan saling mengisi"







Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "ANAK BELAJAR BERKORBAN SOAL HARTA"

Post a Comment