SIKAP ORANG TUA DALAM MENANGANI ANAK YANG PENDIAM ATAUPUN NAKAL

SIKAP ORANG TUA DALAM MENANGANI ANAK YANG PENDIAM ATAUPUN NAKAL

Bandung, 24 Februari 2017
masyuditabir@gmail.com

Anak terlahir ke dunia dalam keadaan fitrah/suci, apakah dia terlahir dari agama apa suku apa dan negara mana semua dalam keadaan suci atau tidak berdosa sama sekali, apabila ada yang berdosa itu kembali kepada orang tua apakah anak itu ada dan lahir secara pernikahan resmi atau di luar itu hanya mereka yang melakukan yang tahu.
Anak adalah pencerminan orang tua, secara hereditas/keturunan memang seperti itu lah adanya, ada peribahas mengatakan "Buah tidak akan jauh dari pohonnya" itu merupakan pertanda sifat dan kelakuan anak adalah pencerminan orang tuanya terlepas sifat dan kelakuan orang tuanya dimasa dahulu. Sifat memang tidak bisa di robah karena itu faktor turunan dari orang tuanya, tapi hal itu bisa di redam secara perlahan lahan dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Yaitu dengan kedewasaan dari pada orang tuanya itu sendiri memberikan yang terbaik kepada anaknya, hal itu bisa dilakukan dimulai anak itu ada dalam kandungan orang tuanya kemudian lahir dan menginjak dewasa.
Pendiam dan nakal suatu kata yang ber tentangan tapi apapun itu bisa di tangani dengan kedewasaan, penuh kasih sayang dan kesabaran dari orang tuanya, tapi ada cara yang tidak kalah pentingnya yaitu kebersamaan, dengan kebersamaan itu perilaku anak akan lebih terkontrol dan lebih terawasi dan hubungan kedekatakan antara anak dan orang tua lebih terjalin dan tidak akan terpisahkan.
Bayi dari mulai lahir sampai anak anak agak sulit untuk di terka maunya seperti apa, biasanya anak sudah menginjak dewasa yang bisa terlihat apa yang di inginkannya, nah di situlah peran orang tua akan lebih meningkat dalam pengawasan kepada anaknya termasuk membimbingnya agar tidak melenceng dari jalur yang benar, biasanya dalam proses pengawasan dan membimbing kadang ada salah paham itu biasnya karena ego dan sifat yang sama yang di miliki antara orang tua dan anaknya, itu lah mengapa ada peribahasa : buah tidak akan jauh dari pohonnya, maka karena itu sebagai orang tua tonjolkanlah sebagai orang tua yang berwibawa, berfikir dewasa agar anak yang mereka bimbing bisa menuruti keinginan orang tuanya tanpa merasa terpaksa atau anak anak ikhlas melakukannya.
Dengan akan terbentuk hal baru/karakter baru untuk anak anak dan kedepannya juga untuk keturunannya yang lebih baik karena keberhasilan orang tuanya sebelumnya yang mendidik anak anak mereka menjadi orang orang yang sabar dan berfikir dewasa.

Kata kata mutiara : "kedewasaan akan membimbing seseorang ke arah yang lebih baik"

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "SIKAP ORANG TUA DALAM MENANGANI ANAK YANG PENDIAM ATAUPUN NAKAL"

Post a Comment